Home > Services > TKDN

TINGKAT KOMPONEN DALAM NEGERI (TKDN)
Verifikasi TKDN adalah kegiatan yang dilakukan oleh pengguna barang/jasa untuk pencocokan capaian TKDN yang dinyatakan sendiri oleh penyedia barang/jasa dengan data-data yang diambil atau dikumpulkan dari kegiatan usaha penyedia barang/jasa.

Selain dapat dilakukan pada proses pabrikasi/produksi suatu barang/jasa, penilaian capaian TKDN dapat dilakukan pada kegiatan atan lelang, monitoring dan post audit terhadap proyek-proyek di Indonesia terutama proyek yang dibiayai pemerintah.

Keunggulan

  1. Penyedia jasa dapat menerima fasilitas preferensi harga atas produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa Pemerintah.
  2. Industri pengguna mesin/peralatan produksi dalam negeri menerima tambahan fasilitas pembebasan Bea masuk atas barang dan bahan Baku impor.
  3. Pemerintah dapat meningkatkan daya saing industri dalam negeri.
  4. Personil penyedia jasa dapat menyusun alternatif rencana investasi dan pemilihan pemasok untuk mendukung capaian TKDN, menghitung sendiri capaian TKDN, dan memahami kebijakan P3DN.

Metode Verifikasi TKDN Barang

  1. Melengkapi dokumen: Flow Processes Produksi, Bahan Baku, Alat Kerja, Tenaga Kerja) – Tanpa dokumen tersebut TKDN Barang tidak dapat dilakukan.
  2. Self Assessment (SA) TKDN Barang – mencocokkan SA TKDN dengan Bill of Material & Flow Process Produksi.
  3. Dokumen Pendukung TKDN – mencocokkan dokumen pendukung dengan SA TKDN.

Metode Verifikasi TKDN Jasa dan Gabungan Barang & Jasa

  1. Dokumen Kontrak (Ruang Lingkup & WBS) – Tanpa dokumen tersebut TKDN untuk kontrak dinyatakan nol.
  2. Self Assessment TKDN Jasa & Gabungan Barang & Jasa -- mencocokkan SA TKDN dengan Ruang Lingkup dan WBS yang terdapat dalam kontrak.
  3. Dokumen Pendukung TKDN – mencocokkan dokumen pendukung dengan SA TKDN.