Beranda > Anggota Holding > SI

Surveyor Indonesia
PT Surveyor Indonesia atau yang disebut dengan Surveyor Indonesia adalah perusahaan yang bergerak di bidang inspeksi dan audit, pengujian dan analisis, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan yang didirikan pada 1 Agustus 1991. Surveyor Indonesia berkantor pusat di Jakarta dan memiliki 12 kantor cabang serta beberapa unit wilayah kerja di seluruh Indonesia. Perusahaan ini menyediakan pelayanan baik di pasar dalam negeri maupun luar negeri.

Pada tahun 1998, Surveyor Indonesia melakukan sejumlah diversifikasi produk jasa berbasis survei, verifikasi, monitoring, dan konsultansi. Pada tahun 2008, Surveyor Indonesia melakukan re-focusing pada bisnis yang sudah dijalankan dengan mengoptimalkan kekuatan sebagai independent assurance. Kemudian pada tahun 2010, Surveyor Indonesia membentuk 6 (enam) unit bisnis strategis dengan mengembangkan kompetensi pegawai. Pada tahun 2015, dilakukan penguatan bisnis terhadap 4 (empat) sektor yaitu penguatan institusi kelembagaan, infrastruktur, mineral dan batubara, migas dan sistem pembangkit. Pada tahun 2016, Surveyor Indonesia meluncurkan tagline baru yaitu “your trusted partner for assurance”.

Kompetensi dalam kelima sektor tersebut mencakup 6 (enam) bidang jasa, yaitu industri dan fasilitas, pemerintahan dan institusi, sertifikasi keselamatan dan jasa umum, migas dan petrokimia, mineral dan batu bara, serta energi dan sistem pembangkit listrik.

Adapun pasar yang dilayani mencakup bidang industri, pemerintah, pengembangan wilayah, minyak dan gas bumi, mineral, sistem dan sertifikasi, lingkungan, pertanian, serta manajemen outsourcing. Layanan independent assurance dari Surveyor Indonesia difokuskan pada 5 (lima) sektor yaitu industri dan perdagangan, energi dan sumber daya mineral, telematika, transportasi, pertanian, kehutanan, kelautan dan lingkungan hidup.

Dalam holding ini, Surveyor Indonesia akan fokus terhadap P3DN (Program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri) melalui penerapan capaian TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) untuk menjadi lokomotif pertumbuhan industri dan ekonomi nasional, yang bertujuan untuk mendongkrak penggunaan produksi dalam negeri dalam peningkatkan nilai ekonomi.

Selengkapnya